Monday, January 22, 2018

Menjaga Hak Keturunan Rasul SAW dalam Perkawinan

Setelah kita membaca uraian mengenai kafa’ah syarifah yang merupakan hak dari keturunan Rasulullah yang harus dijaga, dan setelah mengetahui hukum-hukumnya berdasarkan nash-nash di atas, maka selanjutnya kita wajib memelihara hak tersebut dengan baik, mengapa demikian ?
Seperti kita telah ketahui dalam beberapa hadits Rasulullah saw, jika ada seseorang yang tidak memelihara hak keturunan Rasulullah saw (syarifah) tersebut, maka ketahuilah bahwa orang tersebut tidak akan mendapat syafa’at dari Rasulullah saw, sebagaimana hadits beliau yang diriwayatkan oleh Thabrani, Al-Hakim dan Rafi’i :
“… maka mereka itu keturunannku diciptakan (oleh Allah) dari darah dagingku dan dikaruniai pengertian serta pengetahuanku. Celakalah (neraka wail) bagi orang dari ummatku yang mendustakan keutamaan mereka dan memutuskan hubunganku dari mereka. Kepada mereka itu Allah tidak akan menurunkan syafa’atku .
Dari hadits di atas dapat kita pahami bahwa keturunan nabi saw akan terputus hubungannya dengan Nabi saw, jika terjadi perkawinan antara syarifah dengan lelaki yang nasabnya tidak menyambung kepada nabi saw. Mengapa demikian ? Karena anak dari perkawinan syarifah dengan lelaki yang bukan keturunan Rasulullah saw, adalah bukan seorang sayyid (bukan keturunan Rasulullah saw). Dan jika syarifah tersebut melahirkan amak yang bukan dari hasil perkawinan dengan seorang sayid, maka putuslah hubungan nasab anak tersebut dengan Rasulullah saw, dan nasab anak tersebut berlainan dengan nasab ibunya yang bernasab kepada Rasulullah saw. Dan inilah yang dimaksud dengan pemutusan hubungan dengan Rasulullah saw.
Dan jika telah terjadi pemutusan hubungan tersebut, maka menurut hadits di atas Nabi Muhammad tidak akan memberi syafa’atnya kepada orang yang memutuskan hubungan keturunannya kepada Rasulullah saw.
Kafaah syarifah merupakan salah satu dari keridhaan Rasulullah saw. Hal ini dijelaskan dengan hadits-haditsnya pada uraian yang terdahulu. Maka sudah menjadi kewajiban bagi kaum muslimin yang beriman untuk menjaga dan melaksanakan perkawinan syarifah dengan yang sekufu’ agar mendapat ridho Rasulullah saw. Sebaliknya jika ada orang yang bukan keturunan Rasulullah saw menikah dengan seorang syarifah, maka mereka dengan terang-terangan telah melecehkan hadits Rasulullah saw, dan orang tersebut dapat digolongan sebagai orang yang tidak menunjukkan akhlaq yang baik kepada Rasulullah saw, bahkan orang tersebut telah termasuk golongan yang menyakiti Siti Fathimah dan seluruh keluarganya.
Disamping itu terdapat pula hadits-hadits lain yang mensinyalir bahwa seorang laki-laki yang tidak mengenal hak-hak keturunan Rasulullah saw, di mana nasabnya tidak bersambung kepada Rasulullah saw tetapi menikahi seorang syarifah, dapat digolongkan sebagai seorang munafik, anak yang lahir dari hasil tidak suci, yaitu dikandung oleh ibunya dalam keadaan haidh, atau bahkan dapat dikatakan orang tersebut adalah anak haram ! Sebagaimana hal itu disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Adi’ dan Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
Barangsiapa tidak mengenal hak keturunanku dan Ansharnya, maka ia salah satu dari tiga golongan : Munafiq, atau anak haram atau anak dari hasil tidak suci, yaitu dikandung oleh ibunya dalam keadaan haidh‘.
Terakhir, mari kita mengkaji kembali dengan teliti beberapa peringatan Rasulullah saw yang diberikan kepada umatnya, agar kita tidak termasuk orang yang dapat dikategorikan melecehkan perkataan Rasulullah saw dengan sengaja melanggar hak-hak keturunan beliau saw, ataupun memutuskan hubungan beliau saw dengan anak cucunya melalui pernikahan syarifah dengan lelaki yang bukan sayyid.
Sebagai kalimat penutup pembahasan buku ini, marilah kita para keluarga Alawiyin berusaha agar tetap menjaga dan memelihara hak-hak keturunan Rasulullah saw tersebut dengan baik. Semoga Allah memberi kekuatan iman kepada kita semua untuk tetap menjaga dan memelihara hak-hak keturunan beliau saw dengan baik.

sumber : ben mashoor


Sunday, December 31, 2017

Kalender 2018 Gratis Download


Assalamualaikum & Salam...
Menyambut Pergantian Tahun 2017 ke 2018, Admin Bafagihaidid.com menyiapkan Kalender 2018 untuk Shahibers (sahabat kita) sekalian, silahkan tinggal Klik Download :




Friday, December 15, 2017

Tentang Sang Pencipta, Kitab Suci dan Nabi-Nabi


DAFTAR ISI

Pengenalan
-Kata Pengantar
-Biografi Profesor David Benjamin Keldani, B.D (wafat 1940)
Bahagian Pertama
Muhammad Dalam Perjanjian Lama
-Bab 1
-Pendahuluan
-Allah dan Atributnya
-"Dan Ahmad Dari Semua Bangsa Akan Datang" (Haggai, Ii.7)
-Bab 2
-Masalah Hak Berdasarkan Kelahiran Dan Perjanjian Tuhan Dengan Nabi Ibrahim
-Bab 3
-Misteri Tentang "Mispa"
-Bab 4
-Nabi Muhammad Saw Adalah "Shiloh"
-Bab 5
-Nabi Muhammad Saw Dan Kaisar Constantine
-Bab 6
-Nabi Muhammad Saw Adalah "Anak Manusia"
-Bab 7
-Raja Daud Menyebutnya: "Tuanku"
-Bab 8
-Tuan Dan Nabi Yang Dijanjikan
-Bab 9
-Nabi-Nabi Sejati Hanya Mengajarkan Islam
-"Nabi Yang Hanya Mengajarkan Islam"
-Bab 10
-Islam Adalah Kerajaan Tuhan Di Muka Bumi
-Bahagian Kedua
-Muhammad Dalam Perjanjian Baru
-Bab 11
-Islam Dan Ahmadiyah Diumumkan Oleh Para Malaikat
-Bab 12
-"Eudokia "Berarti" Ahmadiyeh" (Lukas Ii. 14)
-Bab 13
-Yahya Pembaptis Mengumumkan Tentang Seorang Nabi Yang Sangat Berkuasa
-Bab 14
-Nabi Yang Diramalkan Oleh Pembaptis Pastilah Nabi Muhammad Saw
-Yahya Pembaptis Meramalkan Nabi Muhammad Saw
-Bab 15
-Pembaptisan Yahya Dan Jesus Hanya Sejenis Tanda Keagamaan "Sibghatullah"
-Pembaptisan Jenis Apa Dan Apa Yang Bukan Pembaptisan
-Bab 16
-"Sibghatullah" Atau Pembaptisan Dengan Ruh Suci Dan Api
-Bab 17
-"Paraclete" Bukan Ruh Suci
-Bab 18
-"Periqlytos" Berarti "Achmad"
-Bab 19
-"Anak Manusia," Siapakah Dia?
-Bab 20
-Yang Dimaksud Dengan "Anak Manusia" Dalam Apocalypse (Wahyu) Adalah Nabi Muhammad Saw
-Argumentasi Dari Kitab-Kitab Injil, Dan Dari Apocalypse (Wahyu/Ramalan)
-Bab 21
-Anak Manusia Menurut Versi Wahyu Yahudi
-Bab 22
-Nabi Dari Arabia Sebagaimana Diutarakan Dalam Injil "Beban Atas Arabia" Yesaya Xxi. 13.
.
#Pembahasan Website blog ini akan lebih bermanfaat lagi bila anda membeli langsung Buku "Tentang Sang Pencipta, Kitab Suci dan Nabi-Nabi" di Toko Buku terdekat atau melalui Toko Online.

Wednesday, December 6, 2017

Dalil Maulid Nabi Muhammad Saw. menurut Para Sahabat dan Salafu Shalih


Assalamualaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh..
Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam Merupakan Peringatan atas Rasa Syukur Akan Lahirnya Berkah Seluruh Alam (Penutup Para Nabi) Yang Biasanya Peringatan ini di Isi Dengan Pembacaan Sejarah Nabi (Ratib dan Shalawat, Sirah Nabawiyah) Serta Ceramah Islami.
Apabila Kita Membahas Peringatan Kelahiran Nabi Yang Rahmatan Lil Alamin, Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam, tentu kita perlu pula memahami Asal Muasal Amalan Peringatan Hari Besar Ummat Islam tersebut. 
Dalam Kajian Kali Ini Kita Akan Membahas Peringatan Maulid Nabi Berdasar Dalil Atau Pegangan Dengan Pendekatan Pemahaman Para Sahabat Nabi dan Ulama Salaf Shalih (ulama terdahulu). 
Silahkan di Baca dan Difahami, dalam kitab “An-Ni’matul Kubra ‘alal ‘Alami fi Maulidi Sayyidi Waladi Adam” halaman 5-7, yang disusun Imam Ibnu Hajar al-Haitami (909-974 H. / 1503-1566 M.) :
1. Sayyidina Abu Bakar RA. berkata:
من أنفق درهما على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم كان
رفيقي في الجنة
Artinya:
———-
“Barangsiapa membelanjakan satu dirham (uang emas) untuk mengadakan pembacaan Maulid Nabi SAW, maka ia akan menjadi temanku di surga.”

2. Berkata Sayyidina Umar RA.:

من عظم مولد النبي صلى الله عليه وسلم فقد أحيا الإسلام

Artinya:
———-
“Barangsiapa mengagungkan Maulid Nabi SAW, maka sesungguhnya ia telah menghidupkan Islam.”

3. Berkata Sayyidina Utsman RA.:

من أنفق درهما على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم فكأنما شهد غزوة بدر وحنين

Artinya:
———-
“Barangsiapa membelanjakan satu dirham (uang mas) untuk mengadakan pembacaan Maulid Nabi SAW, maka seakan-akan ia ikut-serta menyaksikan perang Badar dan Hunain.”

4. Sayyidina Ali RA. berkata:

من عظم مولد النبي صلى الله عليه وسلم وكان سببا لقراءته لا يخرج من الدنيا إلا بالإيمان ويدخل الجنة بغير حساب

Artinya:
———-
“Barangsiapa mengagungkan Maulid Nabi SAW, dan ia menjadi sebab dilaksanakannya pembacaan maulid Nabi, maka tidaklah ia keluar dari dunia melainkan dengan keimanan dan akan dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab.”

5. Imam Jalaluddin as-Suyuthi berkata:

مامن بيت أو مسجد أو محلة قرئ فيه مولد النبي صلى الله عليه وسلم إلا حفت الملائكة ذلك البيت أو المسجد أو المحلة وصلت الملائكة على أهل ذلك المكان وعمهم الله تعالى بالرحمة والرضوان.
وأما المطوفون بالنور يعنى جبريل و ميكائيل و اسرافيل و عزرائيل عليهم الصلاة و السلام فانهم يصلون على من كان سببا لقراءة النبي صلى الله عليه و سلم. و قال أيضا: ما من مسلم قرأ فى بيته مولد النبي صلى الله عليه و سلم الا رفع الله سبحانه و تعالى القحط والوباء والحرق والغرق والأفات والبليات والبغض والحسد وعين السوء واللصوص من أهل ذلك البيت فاذا مات هون الله عليه جواب منكر ونكير ويكون فى مقعد صدق عند مليك مقتدر. فمن أراد تعظيم مولد النبي صلى الله عليه وسلم يكفيه هذا القدر. ومن لم يكن عنده تعظيم مولد النبي صلى الله عليه وسلم لو ملأت له الدنيا فى مدحه لم يحرك قلبه فى المحبة له صلى الله عليه وسلم.

Artinya:
———-
“Tidak ada rumah atau masjid atau tempat yg di dalamnya dibacakan maulid Nabi SAW melainkan malaikat akan mengelilingi rumah atau masjid atau tempat itu, mereka akan memintakan ampunan untuk penghuni tempat itu, dan Allah akan melimpahkan rahmat dan keridhaan-Nya kepada mereka.”

6. Imam Hasan Bashri RA. berkata:

وددت لو كان لي مثل جبل أحد ذهبا فأنفقته على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم

Artinya:
———-
“Aku senang sekali seandainya aku memiliki emas sebesar gunung Uhud, maka aku akan membelanjakannya untuk kepentingan mmperingati Maulid Nabi SAW.”

7. Imam Junaedi al-Baghdadi, berkata:

من حضر مولد النبي صلى الله عليه وسلم وعظم قدره فقد فاز بالإيمان

Artinya:
———-
“Barangsiapa menghadiri peringatan Maulid Nabi SAW dan mengagungkan derajat beliau, maka sesungguhnya ia akan memperoleh kebahagian dengan penuh keimanan.”

========================================
kesimpulannya,
#Maulid Nabi Muhammad Adalah Amalan Para Sahabat dan Salafu Shalih Sejak Dahulu. Dan kalau ada yg memvonis salah berarti telah menghina atau menyalahkan amalan yang nyata diamalkan para Sahabat dan Salafu Shalih.


Sekilas Sejarah Salaf Al-Alawiyyin


DAFTAR ISI

Pengantar
-Pengantar Penterjemah
-Pengantar Penerbit
-Persembahan
Mukadimah
-Siapa Salaf?
-Permulaan Sejarah Perjalanan Hidup Alawiyyin
-Tahap-Tahap Sejarah Alawiyyin
Bab I
Tahap Pertama
-Ilmu Tokoh-Tokoh Alawiyyin
-Akhlak dan Budi Pekerti Alawiyyin
-Hubungan Alawiyyin dengan Dunia Luar
BAB II
Tahap Kedua (A)
-Tahap Kedua
Tahap Kedua (B)
-Organisasi Alawiyyin "An-Naqabah"
BAB III
-Hijrah Kaum Alawiyyin
-Para Munshib
-Golongan Alawiyyin dan Politik
BAB IV
-Diagnosa dan Pengobatan
Penutup
-Penutup
Daftar Pusaka
-Daftar Pusaka
.

Wednesday, November 29, 2017

Sejarah Perkembangan Islam Di Timur Jauh


DAFTAR ISI

RIWAYAT HIDUP PENGARANG
PENGANTAR
BAB 1

KAUM MUSLIM PENGUASA DARAT DAN LAUTAN
BAB 2

KEKUASAAN KAUM MUSLIM ATAS LAUT PUTIH
BAB 3

PERTEMPURAN PERTAMA
-Makam Ummu Haram
-Kontinuitas Kepahlawanan Islam
-Khairuddin Barbaros dan Saudaranya Aruj
-Cyprus
-Sicilia
-Pulau Creta
-Leon Al-Ifriqi
-Constantin Al-Ifriqi
-Ahmad ash-Shaqili
-Kepulauan Baleares
-Malta
BAB 4

PERDAGANGAN-PERDAGANGAN ARAB SEBELUM ISLAM
-Al-Mas'udi
-Ibnu Bathuthah
-Phoenician
BAB 5

KEKUASAAN MUSLIMIN DALAM PERDAGANGAN DI SAMUDERA HINDIA DAN LAUT CINA
BAB 6

HUBUNGAN NEGERI-NEGERI ARAB DENGAN NEGERI CINA SEBELUM ISLAM 
-Aden
BAB 7

BUKTI-BUKTI YANG MENGUATKAN PERKATAAN AL-MARZUQI AL-ISFAHANI
BAB 8

JAJAHAN-JAJAHAN BANGSA KAN'AN
BAB 9

YAMAN
BAB 10

ULASAN 
-Viking
-Daerah-daerah Timur
BAB 11

PERDAGANGAN DENGAN SAILAN, MADAGASKAR DAN SUMATERA -Perlawatan orang-orang Indonesia
-Srilangka
-Perdagangan-perdagangan
BAB 12

PARA PELAUT 
-Kapal-kapal di Palembang
-Pelayaran dan Perdagangan Umum
BAB 13

PENYELIDIKAN-PENYELIDIKAN BANGSA ARAB 
-Sulaiman al-Bashri
-Para Pelancong Dan Para Pengelana
-Pengetahuan Orang-orang Arab Tentang Perjalanan
-Maladewa
-Hikayat Raja Arab
BAB 14

BEBERAPA TANAH AIR 
-Meluasnya Tanah Air Islam
-Minoritas-minoritas Muslim di Beberapa daerah Indonesia
-Pulau Sumba
-Flores
-Pulau Bali
-Pulau-pulau di Indonesia Bahagian Timur
-Pulau Buru
-Kalimantan
-Kepulauan Melayu
-Malaysia
-Kesultanan Melaka
-Sampainya Portugis ke Melaka
-Agresi Negeri Siam
-Inggris
-Pendudukan Inggris Atas Melaka dan Singapura
-Islam di Singapura Dewasa Ini
-Masjid-masjid dan Madrasah-madrasah Islam di Singapura
-Semenanjung Malaya
-Kedah dan Perlis
-Permulaan Kesultanan Perlis
-Patani
-Muslimin di Thailand
-Penguasa-penguasa Brunei
-Islam di Sarawak
-Ringkasan sejarahnya sejak tahun 1476 sampai tahun 1941
-Awal Pemerintahan Sir James Brooke
-Sabah
BAB 15

MASUKNYA ISLAM KE JAWA 
-Hijrah (Perpindahan)
-Tempat-tempat Hijrah Mereka
-Pembauran
-Gambaran Tentang Orang-orang Arab di Masa Lalu
-Faktor-faktor yang Dihadapi Bahasa dan Huruf Arab
-Hubungan Yang Kuat Antara Arab dengan Indonesia
-Imam Bonjol
-Kaum Padri
-Gelar-gelar dan Keturunan-keturunan
-Al-Attas di Pahang
-Kutipan dari buku Islam di Malaysia halaman 98
-Sayid Hadi bin Ahmad bin Hadi
-Pendidikan
-Masjid-masjid Lama di Jakarta
-Masjid Marunda
-Masjid Angke
-Masjid Tambora
-Masjid Al-Manshur
-Masjid Pekojan
-Masjid al-Anwar
-Masjid Kebon Jeruk
-Masjid al-'Atiq
-Masjid Luar Batang
-Para dai di Afrika Timur
-Angkatan Pertama
-Angkatan Kedua
BAB 16

DI INDO CHINA
NAMA KAMBOJA DAN ASAL-USUL PENDUDUKNYA
ORANG-ORANG ARAB MASUK KE KAMBOJA
ISLAM MASUK KE KAMBOJA
BAB 17

PENGARUH POLITIK
BAB 18

DI ACEH
BAB 19

PENYIAR AGAMA ISLAM DI TIMUR JAUH
BAB 20

SILSILAH PERTAMA
BAB 21

DAFTAR NAMA-NAMA KITAB DAN RISALAH ALLAH
BAB 22

DAFTAR NAMA-NAMA SURAT KABAR DAN MAJALAH ARAB
BAB 23

DAFTAR NAMA-NAMA BUKU DAN SURAT KABAR NON-ARAB
.
#Pembahasan Website blog ini akan lebih bermanfaat lagi bila anda membeli langsung Buku "Sejarah Perkembangan Islam Di Timur Jauh" di Toko Buku terdekat atau melalui Toko Online.

Sebuah Kajian Mengenai Nasab Sadah Bani Alawi


DAFTAR ISI

Mukadimah
-Mukadimah
Prakata Penyusun
-Prakata
Pembahasan Pertama
-Ayat Pertama
-Ayat Kedua
-Ayat Ketiga
Pembahasan Kedua
-Mengenai Aali (Keluarga) Dari Segi Bahasa Dan Istilah
-Pengertian Aali Dalam Istilah Fikah
Pembahasan Ketiga
-Bantahan Dan Penjelasan Terhadap Rencana Tantawi
Pembahasan Keempat
-Nasab Yang Tidak Terputus Di Dunia Mahupun Di Akhirat
-Fasal Pertama
-Fasal Kedua
-Fasal Ketiga
-Fasal Keempat
-Pengajaran
Pembahasan Kelima
-Aali Ba'alawi atau Bani Alawi
-Ketua Nasab Lain Yang Masyhur Dari Bani Alawi
Pembahasan Keenam
Pernyataan Para Ahli Sejarah, Nasab Dan Biografi Tentang Keturunan Al-Muhajir Ahmad bin Isa
-Abul Faraj Al-Asfahani, wafat pada tahun 356H.
-Sheikh As-Syaraf Al-Ubaidili, wafat pada tahun 435H.
-Abul Hasan Al-Umri, wafat pada tahun 443H.
-Abu Abdillah Bahauddin Muhammad Bin Yusuf Bin Ya'kub Al-Jundi, wafat pada tahun 732H.
-Ibnu Anbah, wafat pada tahun 828H.
-Abul Fudhail Al-Kazim, wafat pada penghujung abad ke-9H.
-An-Najafi, wafat pada abad ke-9H.
-As-Sayed Muhammad Sirajuddin, wafat pada tahun 885H.
-Imam As-Sakhawi, wafat pada tahun 902H.
-Abdullah Al-Jurjani, wafat pada tahun 974H
-Ibnu Hajar Al-Haithami, wafat pada tahun 974H.
-Ibnu Syaqdam, wafat pada akhir abad ke-11H.
-Al-Muhibbi, wafat pada tahun 1111H.
-Abu Muhammad Syamsuddin Bin Muhammad Al-Atqa.
Pembahasan Ketujuh
-Kesepakatan Ulama Hadramaut, Yaman Dan Al-Haramain As-Syarifain Tentang Kebenaran Nasab Bani Alawi
-Nama-Nama Penulis Dari Kalangan Ulama Hadramaut, Yaman Dan Al-Haramain As-Syarifain Dan Tarikh Wafat Mereka
Pembahasan Kelapan
-Orang-Orang Yang Menyebut Nasab Ahlul Bait Secara Am
-Keterangan Mengenai Ulama Yang Menyebutkan Nasab Ahlul Bait Secara Am Sesuai Dengan Tarikh Wafat Mereka
Pembahasan Kesembilan
Hukum-Hukum Khas Berkenaan Dengan Ahlul Bait (Mempunyai 15 Bahagian)
-Bahagian Pertama - Pilihan
-Bahagian Kedua - Mencintai Keluarga Muhammad Termasuk Dari Kesempurnaan Iman
-Bahagian Ketiga - Mendahulukan mereka dalam solat ke atas yang lainnya
-Bahagian Kempat - Selawat dan salam ke atas keluarga Nabi di dalam dan luar solat
-Bahagian Kelima - Ahlul Bait haram menerima zakat
-Bahagian Keenam - Ahlul Bait berhak menerima seperlima dari khumus faik dan ghanimah
-Bahagian Ketujuh - Syarat kafaah dalam nikah
-Bahagian Kelapan - Doa Nabi s.a.w. dengan keberkatan pada turunan yang suci ini
-Bahagian Kesembilan - Ahlul Bait penyelamat penghuni bumi
-Bahagian Kesepuluh - Orang yang mahu mendapat tempat di sisi Rasulullah s.a.w. di hari kiamat
-Bahagian Kesebelas - Ketentuan Ahlul Bait masuk syurga
-Bahagian Keduabelas - Boleh melaknat dan mengkafirkan orang yang menodai kesucian Ahlul Bait
-Bahagian Ketigabelas - Larangan membenci Ahli Bait Nabi s.a.w.
-Bahagian Keempatbelas - Larangan mengganggu keluarga Rasulullah s.a.w.
-Bahagian Kelimabelas - Hukum orang yang mencerca Ahlul Bait
Pembahasan Kesepuluh
-Sekilas Mengenai Ilmu Nasab Dan Kedudukannya Dalam Syariah Islamiyah
-Bahagian Pertama - Kedudukan Ilmu Nasab yang penting diketahui dalam syariah Islamiah
-Bahagian Kedua - Usaha orang-orang orientalis dalam melenyapkan Ilmu Nasab
-Bahagian Ketiga - Ilmu Nasab dalam pandangan Ilmu Moden
Tambahan
-Senarai Nama-nama Keluarga Bani Alawi


.


Nasihat

Lembaga Qabilah Ba'alwi Bafagih Sulawesi(LQBBS) berdiri untuk Penjagaan Fiqih, Aqidah, Amalan Shalawat, Nasab Sayyid dan Kafa'ah Syarifah serta Kasih Sayang dalam Keluarga

yuk ngobrol atau say hai, klik tombol buku tamu

Struktur Pengelola(Admin)Website Ini

Randy Ibrahim Bafagih (Alfaqir Bafaqih)_____ Sayyid Muh Zalsabil Bafaqih

Pengunjung Website

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms

adsfeed